Puisi

Tema Puisi
Hi...
Assalamualaikum ...
Jumpa lagi sama gue.. kali ini gue mau bikin puisi.. sok-sokan romantis gitu kayak Zary H. Tapi jangan di hina mending di ejek aja,, biar bisa dievaluasi. ini puisi tentang Cinta, biasa gak jauh dari kata C.I.N.T.A. Cinta emang gak ada habisnya, cinta selalu hadir,selalu ada. Seperti cinta gue sama kamu, 
iya, kamu koq nengok-nengok? Cinta gue sama lo, iy, lo koq tengok-tengok? 
lo siapa sih? Koq gue bisa cinta sama lo?
dari pada lo jadi pembaca gelap? mending tinggalin komentarnya buat gue? biar gue tahu kalau orang yang gue cinta itu pas kena hatiku. *kayak judul lagu?* 

                  Disaat Dekat Tak Mendekat

Dipagi yang buta, terbuka mataku karena cahaya. 
Cahaya yang bersinar begitu terang, 
Terang menerangi jiwaku yang gelap, yang sangat gelap.
Terbuka mataku karena cahaya, cahaya membawa cinta, cinta yang mulia.
Sang surya pun mengingatkanku pada cahaya itu
Cahaya yang membuat aku hanyut dalam mimpi-mimpiku
Cahaya yang menyuntik semangatku
Cahaya yang menguatkanku
Cahaya yang menginfus jantungku sehingga menjadi lebih kencang debaran jantungku

Disaat aku rapuh, kaulah penguatku
Disaat aku jatuh, kaulah penolongku
Disaat aku aku gelap, kaulah yang mampu menerangiku..

Semua itu memang masih bayang semu
Iya, semu itu semu..
Semu yang membuat aku jadi kelabu
Bayang semu itu pun aku rubah jadi biru..

Kucoba mendekati cahaya yang nampak semu itu
Kini bayang semu pun terasa lebih dekat
Bayang semu sudah dekat
Bayang semu semakin dekat

Tapi....
Kenapa disaat dekat, kau tak mendekat?
Kenapa disaat dekat, kau tak nampak?

Oh cahaya... 
Aku begitu merindumu saat itu
Aku begitu mencintamu saat itu...

Kini bagai dinding yang roboh menghantamku
Menghantamku sampai biru..
Dinginnya malam menusuk jantungku..
Menusuk kuat di dadaku

Aku masih belum tahu..?
Apakah kamu mendambaku?
Apakah kamu mencintaku cahaya?

Aku hanya bisa mengungkapkan lewat pena..
Aku tak bisa mengungkapkan lewat kata..
Aku hanya mahkluk Tuhan yang tak sempurna..

Gimana coy puisi gue?
Romantis gak sih? Ya, itu puisi galau coy.. tapi pas bikin backsoundnya *adera-Lebih indah* jadi gak galau deh. 

Buat pembaca yang budiman blog ini sama sekali tidak bermanfaat jadi aku sarankan, setelah baca blog gue. Lo mandi kembang tujuh rupa. biar gak ketularan galau kayak gue.
buat yang sudah baca gue apresiaisi dan gue kasih A+ *gue berdiri sambil tepuk tangan*
Oh iya, gue selalu ada pesan-pesan buat lo..
pesan-pesan kayak motivator?
enggak tenang aja gue bukan Mario Teguh.
Gue pesan 
_____________________________________

______________________________________

______________________________________
Ok silahkan di isi sendiri gue lagi gak bisa kasih pesan-pesan

Best Regards


Barney
penulis. ;)




Previous
Next Post »

3 komentar

Write komentar
Satria Mukti
AUTHOR
4 October 2013 at 11:21 delete

Wuiih... Tambah pinter aja nih Sobat gua...
Kemaren penulis biasa, skarang seorang pujangga..

Pujangga yang Mencari Cinta

Mencari,
Mencari,
dan terus mencari
sesuatu yang tak pasti

Yang pasti hanyalah malang
karena yang dinanti tak kunjung datang
Sungguh suram memang
buat hatinya tak tenang

tapi dia tak putus asa
Bertemankan pena
dan kertas yang hampa
dia menulis kata demi kata
menuangkan apa yang dia rasa

Kertas hampa mulai terisi
dengan beberapa bait isi hati
sejenak tangannya terhenti
diapun lalu berdiri
melemaskan jari-jari
duduk dan lalu menulis lagi

Tanpa terasa puisinya tlah usai
Hatinya sudah tak berbadai
Sebatang pena dan kertas sehelai
membuatnya merasa permai

Dia lalu beranjak
melangkah jejak demi jejak
ke arah kasur yang agak rusak
Diapun tertidur nyenyak

Zzzzzz...



.:begitulah penggambarannya...

Reply
avatar
azizi rubangi
AUTHOR
4 October 2013 at 23:14 delete

wew mas satria pinter sekali puisinya lebih bagus malah thx mashahaha

Reply
avatar

Terimakasih sudah berkomentar, semoga yang berkomentar sopan tidak sara atau saru dapat pahala, yang tidak komentar gue kutuk jadi cakep. ConversionConversion EmoticonEmoticon